DAILY BREAD

HIKMAT TUHAN

Rabu, 25 Februari 2026 // Pukul 07.00 WIB

Ayat Bacaan Hari Ini

Keluaran 37:1-38:31; Markus 8:14-9:1; Amsal 6:1-11

RENUNGAN

“HIKMAT TUHAN”
Ayat    :   KELUARAN 37 : 1

    Puji Tuhan! Kita bersyukur karena kita bisa kembali menikmati kebenaran firman Tuhan melalui Renungan 79 hari ini. Mari kita terima pesan dan berkat Tuhan bersama-sama.

OBSERVASI
⇨    Kitab Keluaran ini ditulis oleh Musa.

⇨    Pasal ini menjelaskan tentang pembuatan berbagai perabotan dalam Kemah Suci, termasuk Tabut Perjanjian, meja, kandil, mezbah pembakaran ukupan, dan minyak urapan kudus.

⇨    Dalam pasal ini ada satu nama yang dituliskan sebagai pembuat dari perabot-perabot Kemah Suci yaitu Bezaleel.
Walaupun tidak disebutkan atau dituliskan,  namun kemungkinan ada banyak pekerja dan tukang lain yang membantu Bezaleel dalam pembuatan perabotan Kemah Suci tersebut.

⇨    Mengapa Bezaleel harus membuat semua perabot-perabot Kemah Suci?
    Karena itu adalah perintah Allah langsung
    Karena semua perabotan ini dibuat untuk digunakan dalam ibadah kepada Tuhan di Kemah Suci, yaitu tempat pertemuan antara Allah dengan umat-Nya

⇨    Kapan proses pembuatan perabotan Kemah Suci ini dilakukan?
Memang tidak dituliskan dan disebutkan dengan jelas, namun kita dapat memperkirakan bahwa proses pembuatan perabotan Kemah Suci ini dilakukan selama perjalanan bangsa Israel di padang gurun, setelah mereka keluar dari Mesir dan sebelum mereka memasuki Tanah Perjanjian.

INTERPRETASI
Apa yang dapat kita pelajari dari pasal ini?

Sebelum itu jika kita memperhatikan dari pasal-pasal sebelumnya, di sana dituliskan bagaimana Allah selalu berfirman terlebih dahulu kepada Musa lalu Musa menyampaikannya kepada bangsa Israel untuk dilakukan.

Di pasal 36-38 ini, Bezaleel dikaruniai langsung oleh Tuhan dengan keahlian dan pengertian, sehingga ia tahu bagaimana cara dan langkah-langkah dalam mendirikan tempat kudus, tepat menurut yang diperintahkan Tuhan.

Keluaran 36:1 >> “Demikianlah harus bekerja Bezaleel dan Aholiab, dan setiap orang yang ahli, yang telah dikaruniai Tuhan keahlian dan pengertian, sehingga ia tahu melakukan segala macam pekerjaan untuk mendirikan tempat kudus, tepat menurut yang diperintahkan Tuhan.”

Jadi, jika disimpulkan Musa tidaklah tahu-menahu soal bagaimana membuat Kemah Suci dan segala perabotannya karena kemampuan itu langsung Allah berikan kepada Bezaleel tanpa harus disampaikan oleh Musa terlebih dahulu.
    Allah hanya menyampaikan kepada Musa supaya menyuruh atau memerintahkan tugasnya saja kepada Bezaleel.

Di sinilah luar biasanya, yaitu bagaimana Musa bisa menuliskan setiap detail kejadian dan peristiwa yang terjadi pada saat itu yaitu ketika pembuatan Kemah Suci dan segala perabotannya.

Padahal bisa saja Musa langsung menyimpulkan dengan kalimat ini:
pembuatan Kemah Suci dan segala perabotannya dibuat
“tepat menurut yang diperintahkan Tuhan”
seperti yang sudah pernah ditulis oleh Musa sendiri, tanpa harus menjelaskan banyak tentang hal-hal lainnya.

Kalimat “tepat menurut yang diperintahkan Tuhan” banyak kita temukan dalam kitab Keluaran ini yang sudah ditulis oleh Musa:
-    Keluaran 36:1
-    Keluaran 39:42-43
-    Keluaran 40:16

Apa yang bisa kita pelajari dari hal ini?

Hikmat Tuhan sangat hebat
Musa bisa menuliskan segala kejadian dengan rinci khususnya yang terjadi seperti di pasal ini, itu karena ada tuntunan dari hikmat Tuhan, pengilhaman dan pewahyuan yang dari Tuhan.
Jika tidak ada tuntunan hikmat dari Tuhan pasti tidak akan bisa, Musa tidak akan tahu apa-apa.

Betapa hebatnya hikmat Tuhan itu.
Hikmat Tuhan menuntun dan membuat kita jadi tahu, mengerti dan paham akan segala hal sehingga kita bisa bertindak, berlaku dan berkata yang benar dan tepat.

Yakobus 3:17 >> “Tetapi hikmat yang dari atas adalah pertama-tama murni, selanjutnya pendamai, peramah, penurut, penuh belas kasihan dan buah-buah yang baik, tidak memihak dan tidak munafik.”

Untuk bisa memiliki hikmat Tuhan tentunya harus mencarinya sendiri langsung dari Tuhan:
    Melalui firman-Nya
    Melalui komunikasi dengan Tuhan yaitu; doa, pujian penyembahan

Yakobus 1:5 >> “Tetapi apabila di antara kamu ada yang kekurangan hikmat, hendaklah ia memintakannya kepada Allah, – yang memberikan kepada semua orang dengan murah hati dan dengan tidak membangkit-bangkit –, maka hal itu akan diberikan kepadanya.”

Amsal 2:6 >> “Karena Tuhanlah yang memberikan hikmat,  dari mulut-Nya datang pengetahuan dan kepandaian.”

Kesimpulan:
Hikmat Tuhan sangat penting bagi kehidupan kita supaya kita bisa selalu mengerti apa yang benar dan hidup sesuai dengan apa yang benar di hadapan Tuhan.