DAILY BREAD

ENGKAULAH ANAKKU

JUMAT,20 Maret 2026 // PUKUL 21.00 WIB

Bacaan Ayat Hari Ini

Bilangan 9:15-11:3; Lukas 3:1-22; Mazmur 35:19-28



RENUNGAN

"Engkaulah Anak-Ku"

Pada zaman dahulu seorang raja menyamar menjadi rakyat biasa untuk mengenali kehidupan rakyatnya.
Betapa kagetnya ketika ia melihat kemiskinan, penindasan dan ketidakadilan melanda masyarakatnya.
Sekembalinya raja tersebut ke istana ia segera mengambil tindakan-tindakan yang diperlukan untuk menolong rakyatnya.

Tindakan Yesus datang ke dunia dan menjadi sama dengan manusia dalam segala hal adalah tindakan dari kasih Allah kepada umat-Nya.

Namun, berbeda dengan cerita di atas, Allah yang Mahatahu datang bukan untuk mencari tahu keadaan umat-Nya, tetapi Allah datang untuk IKUT MERASAKAN dan MENGALAMI PENDERITAAN umat-Nya.

Kesediaan Yesus memberi diri-Nya dibaptis adalah tanda solidaritas-Nya (ikatan moralitas , rasa empati, kesetiaan-Nya) terhadap manusia dan tanda telah dimulainya misi kemanusiaan Tuhan Yesus di tengah-tengah dunia.
Sebab baptisan Yohanes adalah baptisan lambang pertobatan dan pengampunan dosa.

Yesus rela dibaptis selayaknya manusia berdosa meskipun Ia tidak berdosa, semua Yesus lakukan untuk menggenapi misi Allah dalam dunia.

Segera setelah Yesus dibaptis, turunlah Roh Kudus sebagai tanda bahwa Allah Bapa berkenan atas-Nya (ayat 22). Dengan demikian karya penebusan Allah dalam diri Tuhan Yesus Kristus menjadi karya yang realistis/nyata.

Jadi misi Yesus adalah misi surgawi, misi Allah sendiri untuk umat manusia.

Perhatikan kata ENGKAULAH ANAK-KU (Luk 3:22 ), INILAH ANAK-KU Matius 3:17 ini menunjukkan kedekatan Allah dengan anak-Nya,

Demikian juga jika hidup kita berkenan di hadapan Tuhan, Ia berkata "Engkaulah Anak-Ku"

Renungkan:

Untuk menyelamatkan manusia, Yesus rela meninggalkan kemuliaan, ke-Allah-an-Nya menjadi manusia sejati.

Siapkah kita menjadi Kristen yang rela mengorbankan hak-hak kita untuk menjangkau sesama kita yang masih di dalam dosa?

Ketika kita memiliki hati yang RELA (rela meninggalkan kehidupan lama, hidup dalam pertobatan dan menjangkau sesama kita yang masih hidup dalam dosa" Tuhan berkata " Engkaulah Anak-Ku yang Ku kasihi, kepdamulah Aku berkenan"

Amin 🙏