Bilangan 7:66-9:14; Lukas 2:41-52; Mazmur 35:11-18
RENUNGAN
“Bertumbuh”
Dan Yesus makin bertambah besar dan bertambah hikmat-Nya dan besar-Nya, dan makin dikasihi oleh Allah dan manusia.. Lukas 2:52
Bapak, ibu, saudara yang dikasihi Tuhan, dalam Alkitab tidak dituliskan secara panjang lebar kehidupan Yesus yang bertahun-tahun di Nazaret pada masa kecilnya. Hanya dirangkum dengan satu kalimat: “Yesus makin bertambah besar dan bertambah hikmat-Nya… dan makin dikasihi oleh Allah dan manusia.”
Dalam kalimat di atas tersembunyi rahasia pertumbuhan kehidupan yang berkenan kepada Tuhan. Ada kata yang berulang dalam ayat tersebut: bertambah… bertambah… makin… makin…. Artinya: kehidupan yang benar di hadapan Tuhan selalu bertumbuh, bergerak maju, ada pertambahan, ada peningkatan. Iman yang sehat tidak berhenti di tempat, tidak mandek tetapi bertumbuh.
Bagaimana dengan kehidupan kita? Apakah kehidupan kita sedang bertumbuh atau hanya bertambah usia?
1. Bertumbuh dalam hikmat Firman Tuhan berkata: Yesus makin bertambah besar dan bertambah hikmat-Nya…. Yesus adalah Anak Allah, tetapi ketika menjadi manusia Yesus tetap menjalani proses belajar. Ia mendengar firman Tuhan, merenungkannya dan memahaminya.
Bapak, ibu ada banyak orang yang bertambah umurnya, tetapi tidak bertambah hikmatnya. Ada orang yang sudah lama menjadi orang Kristen tetapi cara berpikirnya masih kanak-kanak, masih mudah tersinggung, mudah mutung. Orang seperti itu tidak bertumbuh di dalam Tuhan.
Orang yang berjalan bersama Tuhan seharusnya makin bertambah hikmatnya, makin bijaksana. Hikmat membuat seseorang: lebih tenang ketika menghadapi masalah (tidak panik), lebih sabar menghadapi orang-orang yang menjengkelkan, dan lebih peka terhadap kehendak Tuhan. Pertumbuhan rohani terlihat dari kedewasaan cara berpikir.
2. Bertumbuh semakin dewasa Firman Tuhan berkata: Yesus makin bertambah besar…. Hal ini menunjukkan ada pertumbuhan kehidupan yang nyata. Yesus dari bayi, bertumbuh, menjadi anak-anak, remaja, pemuda dan dewasa. Yesus hidup sebagai manusia biasa di Nazaret.
Yesus bekerja, Yesus hidup dalam keluarga bersama Maria dan Yusuf, Yesus juga hidup bersama masyarakat yang ada di sekitar-Nya. Artinya kehidupan rohani tidak terpisah dari kehidupan sehari-hari.
Kadang orang berpikir menjadi rohani berarti menjauh dari dunia. Padahal Yesus justru hidup di tengah kehidupan manusia. Rohani bukan hanya saat kita berdoa. Rohani juga terlihat saat kita: bekerja dengan jujur, bekerja dengan tanggung jawab, memperlakukan orang lain dengan benar. Iman yang sejati terlihat dari kehidupan sehari-hari.
3. Bertumbuh semakin berkenan kepada Allah Firman Tuhan berkata: Yesus makin dikasihi oleh Allah dan manusia. Yesus semakin berkenan kepada Allah. Hal ini berbicara tentang hubungan Yesus dengan Bapa. Yesus hidup dalam ketaatan kepada Bapa. Yesus mencari kehendak Bapa dalam setiap langkah hidup-Nya.
Bapak, ibu, saudara banyak orang ingin diberkati, tetapi tidak mau hidup berkenan kepada Tuhan. Ingin diberkati, tetapi tidak mau taat kepada apa yang Tuhan perintahkan. Hidup berkenan kepada Tuhan: hati yang mencari Tuhan, hidup taat kepada firman Tuhan, hidup benar di hadapan Tuhan.
Pertumbuhan rohani selalu membuat seseorang semakin dekat dengan Tuhan, bukan semakin jauh dari Tuhan.