Semua ada bagiannyaAyat pokok: Bilangan 1:1-4 I. Observasi Peristiwa dalam pasal ini terjadi di Padang Gurun Sinai, tepatnya pada hari pertama bulan kedua, pada tahun kedua setelah bangsa Israel keluar dari Mesir. Ini tak lama setelah Kemah Suci selesai didirikan.Kitab bilangan dimulai dari perintah Tuhan, dimanan Tuhan berfirman kepada Musa di dalam Kemah Pertemuan untuk melakukan sensus penduduk. Tujuanny dari Sensus ini bukan hanya untuk mengetahui jumlah populasi, melainkan memiliki tujuan strategis, antara lain yaitu:•pencatatan nama (ayat 2)Tuhan meminta Musa menghitung orang Israel "menurut kaum-kaum yang ada dalam suku mereka... hitunglah nama-nama mereka satu demi satu." •kesiapan berperang (ayat 3)Mereka yang dihitung adalah laki-laki berusia 20 tahun ke atas yang sanggup berperang. •suku lewi dikecualikan (ayat 47-50)Suku Lewi tidak ikut berperang, tapi punya tugas khusus menjaga Kemah Suci. II. Interpretasi Ada beberapa hal yang akan kita lihat bersama-sama tentang bagian kita:1. Nama lebih berarti daripada jabatan Dalam ayat 2, Tuhan meminta mereka dihitung "nama demi nama". Mungkin di dunia kerja, pendidikan, dll, kita tidak dianggap, atau bahkan di keluargapun kita merasa dikesampingkan. Tapi Bilangan 1 mengajarkan bahwa: Tuhan memanggil kita dengan NAMA. Bukan dipanggil dengan nomor,angka atau lainnya, melainkan NAMA.Kita memiliki bagian dalam rencana-Tuhan bukan karena apa yang kita miliki, tapi karena siapa kita di mata-Nya. 2. Berbeda peran tapi satu tujuan Pasukan Israel dibagi menurut suku-suku. Suku Yehuda punya jumlah paling besar, sementara suku Manasye paling kecil. Hal MENARIK yang dapat kita lihat, saat berperang atau berkemah, mereka MEMBENTUK SATU KESATUAN. Dalam sebuah komunitas ataupun digereja kita dapat melihat juga ada peran yang berbeda-beda tapi satu tujuan:-Ada yang sebagai pekerja -Ada yang sebagai pengajar-Ada yang sebagai full-timer-Bahkan ada pendoa syafaat Jangan kita merasa rendah diri jika bagian kita mungkin "hanya" di belakang layar. Suku yang jumlahnya sedikit tetap dihitung oleh Tuhan karena tanpa mereka, formasi perkemahan Israel akan bolong. Mungkin bagi ukuran manusia, tetapi bagi Tuhan itu sangat penting 3. Bagian yang berbeda bukan berarti tidak bergunaSuku Lewi dilarang ikut perang. Secara logika dunia, mereka mungkin dianggap "beban" karena tidak produktif dalam pertempuran. Namun, tugas mereka adalah menjaga kehadiran Tuhan di kemah suci. Seringkali kita menghargai orang hanya dari kemampuan ia melakukan sesuatu. Tapi Kita lupa ada orang-orang yang bagiannya adalah menjaga kedamaian, memberikan telinga untuk mendengar, atau setia dalam doa.
Jadi perlu kita semua ketahui bahwa padang gurun kehidupan ini terlalu luas untuk kita jelajahi sendirian. Tuhan tidak menciptakan kita untuk menjadi pahlawan sendirian. Melainkan Tuhan menciptakan sebuah barisan yang teratur di mana SEMUA ADA BAGIANNYA. III. Aplikasi Jika saat ini kita merasa gagal, kehilangan arah ataupun tidak berguna, ingatlah pelajaran dalam Bilangan 1:>Tuhan tahu nama kita>Tuhan memberikan kita peran penting dalam posisi kita sekarang>Tuhan memerlukan kita berada di posisi kita dalam Tuhan supaya tetap utuh. MELAKUKAN bagian kita dengan setia, sekecil apa pun itu, karena di tangan Tuhan, semuanya BERHARGAEntah anda sebagai guru, dokter, pengusaha besar maupun kecil, pelajar dan lain semacamnya, kerjakan dengan setia.Kolose 3:23 Bilangan 1:54 Amin...