APA ADANYA Yesus sedang menuju Yerusalem, menuju ke Salib dan berhenti saat berjumpa anak-anak .Pelajaran penting yang bisa kita dapatkan
1. YESUS MENERIMA YANG DIANGGAP KECIL“Biarkan anak-anak itu datang kepada-Ku, jangan menghalang-halangi mereka…” (Markus 10:14)
Pandangan terhadap anak pada masa itu :
Kurang penting
Tidak punya status sosial
Tidak berdayaAllah memperhatikan bukan hanya yang “kecil” secara fisik tetapi terhadap yang kecil dan lemah secara psikis: “TUHAN itu dekat kepada orang-orang yang patah hati…” (Mazmur 34:19)“
Allah memilih apa yang lemah bagi dunia untuk memalukan yang kuat.” (1 Korintus 1:27)
2. KERAJAAN ALLAH DITERIMA, BUKAN DICAPAI“Sesungguhnya barangsiapa tidak menyambut Kerajaan Allah seperti seorang anak kecil, ia tidak akan masuk ke dalamnya.” (Markus 10:15) Kata “menyambut” berarti menerima pemberian.Anak kecil tahu satu hal: ia butuh.
Bandingkan dengan orang muda kaya di ayat berikutnya (Markus 10:17–22). Anak kecil tidak punya apa-apa—dan dipeluk.Orang kaya punya segalanya—dan pergi dengan sedih. “Tanpa Aku kamu tidak dapat berbuat apa-apa.” (Yohanes 15:5)
“Seperti bapa sayang kepada anak-anaknya, demikian TUHAN sayang kepada orang-orang yang takut akan Dia.” (Mazmur 103:13)“Lihatlah, betapa besarnya kasih yang dikaruniakan Bapa kepada kita, sehingga kita disebut anak-anak Allah.” (1 Yohanes 3:1)