Imamat 21:1-22:33; Markus 15:1-32; Mazmur 31:19-24
RENUNGAN
"Persembahan terbaik"
O= Tokoh: ~ Tuhan Allah ~ Musa
Latar belakang: ~ Allah berfirman kepada Musa untuk di sampaikan kepada Harun dan para Imam mengenai peraturan ketat tentang pelayan yang kudus dan persembahan yang kudus.
I= Tuhan adalah Allah yang kudus. Itu sebabnya soal pelayan maupun persembahan di tegaskan harus kudus. Fokus pembahasan di pasal 22 ini adalah point pentingnya: ~ Mencegah seorang imam yang najis ~ Persembahan cacat tidak berkenan bagi Tuhan.
Tuhan Allah menjelaskan bentuk persembahan Israel (Ay 18) > Persembahan nazar > Persembahan sukarela > Persembahan korban bakaran
Ketentuan persembahan: • Tidak bercela (Ay 19) Imamat 22:19 (TB) maka supaya TUHAN berkenan akan kamu, haruslah persembahan itu tidak bercela dari lembu jantan,domba atau kambing. Persembahan yang bercela dan cacat, Tuhan tidak mau menerimanya.
Tuhan Allah memperingatkan umat Israel supaya mempersembahkan persembahan bagi Tuhan harus kudus, tidak bercacat/ bercela. Persembahan yang cacat tidak akan membawa berkat.
A= ~ Berilah persembahan yang terbaik. ~ Jangan memberi/ mempersembahkan korban apapun dalam bentuk cacat. Contohnya: • Waktu persembahan di gereja, siapkan uang yang terbaik dengan cara yang baik. Misalnya: Di siapkan dari rumah ,di masukkan amplop lurus sesuai amplopnya.(Jangan di remas) • Jika pemberian berupa barang, berilah yang terbaik(bukan termahal). Barang yang masih baik, bukan barang yang rusak /cacat. Supaya itu menjadi berkat. ~ Persembahan/pemberian di tujukan kepada Tuhan. ~ Memberi persembahan adalah wujud dari rasa syukur dan mendukung pekerjaan Tuhan.
Amsal 3:9-10 (TB) Muliakanlah TUHAN dengan hartamu dan dengan hasil pertama dari segala penghasilanmu, maka lumbung-lumbungmu akan diisi penuh sampai melimpah-limpah, dan bejana pemerahanmu akan meluap dengan air buah anggurnya.