Jangan cemari dirimu(Lukas.19:45-48) PENDAHULUANFakta yang ada saat ini adalah bagaimana:Bait Allah bisa dicemariIbadah bisa dicemarihidup kita juga bisa dicemari, karena kita adalah bait Allah Kita sering berpikir: • “Yang penting saya ke gereja” • “Yang penting saya melayani”Tapi pertanyaannya bukan itu.Apakah hidup kita masih murni di hadapan Tuhan? LATAR BELAKANG Yesus masuk ke Yerusalem sebagai Raja.Namun hal pertama yang Ia lakukan bukan memerintah— Ia membersihkan Bait Allah. Kenapa? Karena Ia melihat sesuatu yang tidak beres.Rumah doa → jadi tempat transaksiTempat hadirat → jadi tempat kepentingan hal yang sama bisa terjadi dalam hidup kita di zaman sekarang ini.yang dimana bukan hanya berbicara bait Allah secara fisik (gedung) tetapi bagi bait Allah secara rohani (1 korintus 3:16) Kalau kita adalah bait Allah, bagaimana supaya kita tidak mencemari diri? Bagaimana agar kita tidak mencemari diri?1. Menjaga hati Haati merupakan sumber segalanya (amsal 4:23) Semua pencemaran dimulai dari hati. Yesus tidak hanya melihat aktivitas di Bait Allah— Dia melihat apa yang ada di dalamnya. Begitu juga dengan kita.Tuhan tidak hanya melihat luar kita, Tuhan melihat hati kita. Ayat pendukung1 Samuel 16:7 (BIMK) Tetapi TUHAN berkata kepada Samuel, "Janganlah kau terpikat oleh rupanya yang elok dan tinggi badannya; bukan dia yang Kukehendaki. Aku tidak menilai seperti manusia menilai. Manusia melihat rupa, tetapi Aku melihat hati." Sebab dan akibat: Jika hati tidak dijaga: Pikiran mulai kotor --- Keinginan mulai salah --- Hidup perlahan tercemar Jika hati dijaga: Hidup tetap murni --- Kepekaan rohani terjaga Contoh alkitab tidak menjaga hati:Daud → jatuh karena tidak menjaga hati, namun ketika dia menyadari akan hal itu, dia mengambil langkah untuk berbalik kepada Tuhan, dan akhirnya dia mengalami yang namanya di bersihkan (pemulihan) LANGKAH KONKRETJaga apa yang masuk ke hidupmuSaring pikiran, tontonan, pergaulanCepat bereskan hati saat mulai tidak benar Filipi 4:8 (TB) Jadi akhirnya, saudara-saudara, semua yang benar, semua yang mulia, semua yang adil, semua yang suci, semua yang manis, semua yang sedap didengar, semua yang disebut kebajikan dan patut dipuji, pikirkanlah semuanya itu. Bagaimana agar kita tidak menyesatkan orang lain?2. Menjaga motifBait Allah dicemari bukan hanya karena aktivitasnya,tapi karena motivasinya salah. Yang seharusnya untuk Tuhan, dipakai untuk kepentingan pribadi, dan memanfaatkannya untuk menghasilkan pendapatan pribadi Ayat pendukung1 Korintus 10:31 (BIMK) Apa pun yang Saudara lakukan -- Saudara makan atau Saudara minum -- lakukanlah semuanya itu untuk memuliakan Allah. Cotnoh sekarang:Melayani supaya dilihat dan agar dipandang hebat (meninggikan diri)Memberi supaya dipuji Dampak dan manfaatDampak jika kita tidak menjaga motif dalam diri: Menjadi pribadi yang sombongPelayanan jadi kosong dan tanpa kuasa Sebaliknya, jika kita menjaga motif dalam diri pada akhirnya:Tuhan dimuliakanMenghasilkan buah Langkah KonkretKembali merefleksikan diri, apakah kita melayani karena mengasihi Tuhan?belajar untuk melakukan segala sesuatu berpusat kepada Tuhan Kolose 3:23 (BIMK) Pekerjaan apa saja yang diberikan kepadamu, hendaklah kalian mengerjakannya dengan sepenuh hati, seolah-olah Tuhanlah yang kalian layani, dan bukan hanya manusia. Bagaimana agar kita tidak mencemari diri?3. Menjaga hidup Setelah Bait Allah dibersihkan, Yesus mengajar di bait Allah Artinya:Dibersihkan saja tidak cukup, melainkan harus diperlengkapi, Harus diisi dengan firman Ingat!!! Hidup bersih harus dijaga setiap hariAyat pendukungYohanes 14:6 (TB) Kata Yesus kepadanya: "Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorang pun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku.Mazmur 119:105 (TB) Firman-Mu itu pelita bagi kakiku dan terang bagi jalanku. Sebab dan akibat: Jika hidup tidak diisi firman:KosongMudah jatuh lagiCepat tercemar Jika diisi firman:Hidup kuatHati terjagaTidak mudah jatuh LANGKAH KONKRETBangun disiplin baca firman setiap hariBaca, renungkan, lakukanJadikan firman sebagai dasar hidup Penutup KESIMPULAN Jangan cemari dirimu.Karena:Hidupmu adalah bait AllahHatimu adalah tempat Tuhan tinggal DAN INGAT, kita semua diutus oleh Tuhan untuk mewartakan kabar baik dalam hidup kita, sehingga orang yang siap membawa injil itu harus mempunyai hidup yang bersih dihadapan Tuhankarenatidak mungkin hidup yang cemar dapat menjadi saksi