DAILY BREAD

MELALUI SIAPA SAJA

Senin,4 Mei  2026 // Pukul 07.00 WIB

BACAAN ALKITAB HARI INI

Hakim-hakim 1:1-2:5; Yohanes 4:1-26; Amsal 11:9-18


RENUNGAN

:“MELALUI SIAPA SAJA”
Ayat    :  HAKIM-HAKIM 2 : 1 - 2

    Puji Tuhan! Kita bersyukur karena kita dapat kembali menikmati kebenaran firman Tuhan pada hari ini. Mari terima pesan dan berkat Tuhan melalui Renungan 79.

OBSERVASI
⇨    Yang terlibat dalam peristiwa di perikop ini adalah:
    Malaikat Tuhan
    Seluruh bangsa Israel

⇨    Peristiwa yang terjadi di perikop ini adalah bagaimana Malaikat Tuhan menegur bangsa Israel karena mereka tidak menghancurkan mezbah bangsa Kanaan.

⇨    Peristiwa ini terjadi ketika Yosua telah mati dan belum ada pemimpin di tengah bangsa Israel pada saat itu.

⇨    Peristiwa ini terjadi di sebuah daerah bernama Bokhim.

INTERPRETASI
Apa yang dapat kita pelajari dari peristiwa ini?

Sebelumnya, kita lihat kembali kisah peristiwa ini yaitu bangsa Israel mendapatkan sebuah teguran karena perbuatan mereka yang tidak berkenan di hadapan Tuhan, mereka tidak mendengarkan apa yang difirmankan Tuhan.

Dalam banyak peristiwa-peristiwa sebelumnya, kita dapat menemukan dan mengetahui bagaimana Allah sendirilah yang langsung menegur bangsa Israel jika ada sesuatu yang tidak benar terjadi.
    Atau kadang kala Allah berfirman kepada hamba-Nya para nabi kemudian disampaikan kepada bangsa Israel.

Namun dalam peristiwa di Hakim-Hakim 2:1-5 ini, yang menyampaikan teguran itu adalah Malaikat Tuhan walau pun memang tentunya teguran itu berasal Allah itu sendiri, tetapi bukan Allah langsung yang menyampaikannya.
    Allah juga tidak menyampaikannya dengan perantaraan para nabi atau pemimpin karena pada saat itu belum ada juga nabi dan pemimpin di tengah-tengah bangsa Israel, setelah kematian Musa dan Yosua.

Dari peristiwa ini kita dapat belajar bagaimana Allah itu dapat menegur atau mengingatkan, menyadarkan kita umat-Nya MELALUI SIAPA SAJA.
Memang yang menyampaikan tegurannya bukan Allah secara langsung, tetapi isi tegurannya tetap berasal dari Allah.

Tentunya ada tujuan dan maksud Tuhan dari setiap teguran yang Dia berikan bagi kita umat-Nya beberapa di antaranya, yaitu:
•    Menyadarkan jika ada kesalahan
•    Memperbaiki kesalahan
•    Mendidik untuk hidup dalam kebenaran
•    Memulihkan kehidupan dari dosa
Dsb…

Dan sekali lagi, Allah dapat menegur kita MELALUI SIAPA SAJA.
Tentunya banyak orang atau bahkan hal-hal lain yang bisa dipakai Tuhan untuk menegur, mengingatkan dan menyadarkan kita khususnya jika ada sesuatu yang salah dalam kehidupan kita.
Misalnya:
-    Hamba Tuhan atau pendeta atau pembimbing rohani
-    Pasangan, keluarga atau saudara
-    Teman atau sahabat
-    Orang yang tidak kita kenal sekali pun
-    Orang yang lebih muda dari kita sekali pun

Siapa pun orang tersebut, apa pun latar belakangnya semua bisa dipakai Tuhan untuk menegur kita, untuk menyampaikan firman-Nya supaya kita berubah dari perbuatan kita yang salah.

Contoh tokoh dalam Alkitab: Amos
Amos 7:14-15 BIS >> “(14) Amos menjawab, "Aku bukan nabi karena jabatan. Sebenarnya aku peternak dan pemetik buah ara.  (15) Tapi TUHAN mengambil aku dari pekerjaanku, dan menyuruh aku menyampaikan pesan-Nya kepada orang Israel.”

APLIKASI
Lalu apa respon kita, apa yang harus kita lakukan?

Amsal 3:11-12 TSI >> “(11) Anakku, janganlah menolak didikan TUHAN dan jangan marah bila Dia menegurmu. (12) Karena TUHAN menegur orang yang Dia kasihi, seperti seorang ayah mendidik anak yang dikasihinya untuk memperbaiki kelakuannya.”

Jangan menolak, terima dengan baik, terbuka dan lapang dada setiap teguran yang diberikan kepada kita dari siapa pun itu, apalagi jika memang ada sesuatu yang salah dari kehidupan kita sehingga kita mendapat teguran itu.