Dalam perkembangannya, mazmur ini dipakai dalam kebaktian di Yerusalem sesudah zaman pembuangan.
Musuh rohani tidak selalu datang dengan wajah yang menakutkan
Semua itu bisa punah dan hilang sewaktu-waktu dan juga kebahagiaan yang semu
Pelayanan yang benar bukan hanya tentang apa yang kita kerjakan,
Ketika musuh datang, kota itu tidak mudah ditembus. Ini merupakan gambaran kehidupan kita.
Tetapi cermin hanya berguna kalau kita mau melihat apa yang sebenarnya ada di depan kita.
Jangan murka-Ku mengamuk seperti api, dan menyala-nyala dengan tidak ada yang memadamkan
Ada masa kita bersukacita, tetapi ada juga masa kita menangis.