2 Samuel 5:6-6:23; Kisah 1:23-2:21; Mazmur 69:29-36
RENUNGAN
“SADAR DIRI”
Ayat: 2 SAMUEL 5 : 12 Puji Tuhan! Kita bersyukur karena kita dapat kembali menikmati kebenaran firman Tuhan.Mari terima pesan dan berkat Tuhan melalui Renungan 79 hari ini.
OBSERVASI⇨ Ada beberapa hal yang tercatat dalam perikop ini:
▪ Hiram, raja negeri Tirus, yang mengirim utusan kepada Daud dan memberikan kayu alas, tukang-tukang kayu dan tukang-tukang batu untuk mendirikan istana bagi Daud.
▪ Daud mengambil lagi beberapa gundik dan isteri dari Yerusalem, setelah ia datang dari Hebron.
▪ Daud masih memiliki anak-anak lelaki dan perempuan lagi.Kita dapat mengetahui nama anak-anak Daud di ayat 14-16.
INTERPRETASI
Apa yang dapat kita pelajari dari isi perikop ini? Sebelumnya kita ketahui dulu bahwa zaman dahulu mayoritas pekerjaan orang Yahudi adalah petani dan gembala sehingga mereka tidak begitu gemar atau tertarik dengan pekerjaan pertukangan atau pembuatan suatu barang.Oleh karena itu Hiram, raja negeri Tirus, seorang penguasa yang kaya raya, memberikan para pekerja atau para tukang bangunan untuk membangun istana bagi Daud ketika Hiram mengirim ucapan selamat kepada Daud atas naiknya takhta Daud sebagai raja Israel. Daud dengan rasa terima kasih menerima apa yang diberikan oleh Hiram, raja Tirus itu.Dan akhirnya para pekerja Hiram pun membangun sebuah istana bagi Daud yang sesuai dengan keinginannya. Ketika mendapat bantuan dari Hiram ini dan istananya berhasil didirikan dengan baik, Daud kemudian menyadari satu hal bahwa semua ini dapat terjadi karena Tuhanlah yang telah menegakkan, mengangkat dia sebagai raja atas Israel.Daud pun mengerti alasan Tuhan melakukan semua itu adalah untuk memberkati umat-Nya, bangsa Israel.
Dari kisah ini kita dapat belajar satu hal dari pribadi Daud, yaitu: “SADAR DIRI” Sadar diri adalah kemampuan seseorang untuk melihat, mengenali, memahami, serta menilai kelebihan dan kekurangan dirinya dengan tepat. Inilah yang terjadi pada Daud saat itu.Dengan segala berkat dan kemudahan yang dia terima khususnya dari Hiram, raja Tirus, Daud ”SADAR DIRI” bahwa itu semua adalah dari Tuhan dan karena Tuhan. Daud tidak berpikir atau menganggap bahwa semua kebaikan itu terjadi karena:⁙ kehebatan dirinya sendiri,⁙ karena dia bisa membangun hubungan yang baik dengan Hiram,⁙ atau karena dia memang pantas mendapatkan semua kebaikan itu, dsb. Bahkan Daud menyadari bahwa dia diberkati Tuhan agar supaya bangsa Israel pun mendapat berkat atas pemerintahannya sebagai raja.Mungkin, istilah sekarang: “diberkati untuk menjadi berkat”.Itulah yang Daud sadari dan pahami atas semua yang dia alami seperti yang tertulis dalam perikop ini. Dari pribadi Daud ini, mari kita juga meneladaninya yaitu milikilah yang namanya “SADAR DIRI” itu.
→ Sadar diri bahwa semua hal baik yang kita terima dan alami itu adalah karena Tuhan, itu semua pemberiannya Tuhan.Itu bukan karena diri kita sendiri entah itu kemampuan, kehebatan, kepandaian, hubungan dengan orang lain yang akrab, dsb. Roma 11:36 >> “Sebab segala sesuatu adalah dari Dia, dan oleh Dia, dan kepada Dia: Bagi Dialah kemuliaan sampai selama-lamanya!”
→ Sadar diri bahwa apa yang Tuhan berikan bagi kita sebagai berkat harus juga kita bagikan kepada orang lain untuk memberkati mereka. Kejadian 12:2 TSI >> “Aku akan memberkatimu dan memberikan kepadamu keturunan yang banyak hingga menjadi bangsa yang besar. Aku akan membuat namamu dikenal oleh banyak orang dan kamu akan menjadi berkat.” APLIKASIBagaimana cara untuk menumbuhkan “SADAR DIRI” itu dalam kehidupan kita?
◈ Banyak mengucap syukur kepada TuhanDengan banyak bersyukur kepada Tuhan maka kita akan selalu ingat Tuhan, dan akhirnya kita pun akan selalu “SADAR DIRI” bahwa semua hanya karena anugerah Tuhan. 1 Tesalonika 5:18 >> “Mengucap syukurlah dalam segala hal, sebab itulah yang dikehendaki Allah di dalam Kristus Yesus bagi kamu.”
◈ Minta kepada BapaMelalui doa kita bisa memohon, meminta kepada Bapa supaya hidup kita dipenuhi dengan kuasa Roh Kudus dan Roh Kudus itu yang akan memberitahu, mengingatkan dan menyadarkan kita untuk “SADAR DIRI”.Roh Kudus juga yang akan menuntun kita kembali ke jalan yang benar saat mungkin kita mulai ada kesombongan, tidak sadar diri atau tidak ingat Tuhan lagi. Yohanes 14:26 >> “Tetapi Penghibur, yaitu Roh Kudus, yang akan diutus oleh Bapa dalam nama-Ku, Dialah yang akan mengajarkan segala sesuatu kepadamu dan akan mengingatkan kamu akan semua yang telah Kukatakan kepadamu.”