DAILY BREAD

TERHUBUNG

Senin, 3 Agustus  2026 // Pukul 07.00 WIB

BACAAN ALKITAB HARI INI

1 Tawarik 15:1-16:36; Roma 16:1-27; Mazmur 90:11-17


RENUNGAN

" TERHUBUNG "
1 Tawarikh 16:11 (TB)  Carilah TUHAN dan kekuatan-Nya, carilah wajah-Nya selalu!
LATAR BELAKANG
Bapak Ibu yang dikasihi Tuhan,
Pada pasal 15, kita melihat Daud kembali mempersiapkan pemindahan Tabut Perjanjian Tuhan dari rumah Obed-EDom ke Yerusalem.
Sebelumnya, Daud pernah berusaha membawa Tabut Perjanjian ke Yerusalem.
Namun dalam, perjalanan, terjadi peristiwa yang membuat Tabut itu tidak jadi di bawa ke Yerusalem (1 Tawarikh 13). Dan akhirnya, tabut itu di titipkan di rumah Obed-Edom selama 3 bulan lamanya. Selama Tabut itu berada di sana, Tuhan memberkati rumah Obed-Edom dan segala sesuatu yang dimilikinya.
Kemudian Daud kembali mempersiapkan pemindahan Tabut Perjanjian.
Namun kali ini Daud tidak mengulangi kesalahan yang sama. Ia belajar untuk melakukan segala sesuatu sesuai dengan ketetapan Tuhan.
Daud mempersiapkan oran-orang Lewi dan mengatur mereka semua untuk mengangkut Tabut Perjanjian dengan cara yang benar.
Dan akhirnya, Tabut Perjanjian di bawa dari rumah Obed-Edom ke Yerusalem dengan penuh sukacita. Daud dan seluruh bangsa Israel bersukacita mereka menyanyi, memainkan alat musik dan memuji-muji Tuhan.
Dan di pasal 16, Daud mengatur orang-orang Lewi untuk mengambil bagian dalam pelayanan di hadapan Tabut Perjanjian Tuhan. Mereka bertugas untuk menaikkan puji-pujian dan ucapan syukur kepada Tuhan.
Di tengah suasana sukacita itu, Daud menyampaikan sebuah nyanyian syukur kepada Tuhan, dan salah satu bagian dari nyanyian itu berkata:
“Carilah TUHAN dan kekuatan-Nya, carilah wajah-Nya selalu!”
Bapak Ibu yang dikasihi Tuhan,
Daud dalam nyanyian syukurnya mengingatkan bangsa Israel untuk terus mencari Tuhan .  
Artinya, hubungan dengan Tuhan bukan sesuatu yang dilakukan hanya sesekali, tetapi harus terus dijaga.
Kalau kita hubungkan dengan tema kita bulan ini tentang doa dan berjaga, kita diingatkan bahwa berjaga berarti terus menjaga hubungan kita dengan Tuhan.
•    Doa bukan hanya sesuatu yang kita lakukan ketika sedang punya masalah.
•    Doa bukan hanya ketika kita sedang membutuhkan pertolongan.
Doa adalah cara kita menjaga hubungan kita dengan Tuhan.
Seorang pejuang tidak bisa berperang tanpa terus terhubung dengan komandannya.
Demikian juga kita sebagai orang percaya. Kita tidak bisa menghadapi peperangan kehidupan hanya dengan kekuatan sendiri. Kita membutuhkan Tuhan setiap hari.
Karena itu, melalui ayat ini kita akan belajar dua hal yang dapat menolong kita untuk tetap terhubung dengan Tuhan.
INTERPRETASI
1. TERUS MENCARI TUHAN
Bapak Ibu yang dikasihi Tuhan
Daud berkata, “Carilah TUHAN dan kekuatan-Nya, carilah wajah-Nya selalu!”
Perhatikan kata “selalu”. Artinya, mencari Tuhan bukan hanya sesekali, tetapi menjadi bagian dari kehidupan kita setiap hari.
Sering kali kita mencari Tuhan ketika ada masalah.
Ketika sedang takut, kita berdoa.
Ketika membutuhkan pertolongan, kita mencari Tuhan.
Dan itu tidaklah salah. Tetapi masalahnya adalah, jangan sampai kita hanya mencari Tuhan ketika kita sedang membutuhkan sesuatu.
Ketika keadaan kita baik-baik saja, kita merasa tidak terlalu membutuhkan Tuhan.
Padahal, bukan hanya ketika kita sedang dalam masalah kita membutuhkan Tuhan. Dalam keadaan apa pun, kita tetap membutuhkan Tuhan.
•    Ketika kita kuat, tetap cari Tuhan.
•    Ketika kita lemah, tetap cari Tuhan.
•    Ketika doa kita belum dijawab, tetap cari Tuhan.
•    Ketika doa kita sudah dijawab, tetap cari Tuhan.
Karena yang kita butuhkan bukan hanya pertolongan Tuhan, tetapi Tuhan itu sendiri.
Dalam Yeremia 29:13 (TB)  apabila kamu mencari Aku, kamu akan menemukan Aku; apabila kamu menanyakan Aku dengan segenap hati,  
Bapak Ibu yang dikasihi Tuhan,
Ayat ini menunjukkan bahwa Tuhan ingin kita mencari-Nya dengan segenap hati.
Tuhan tidak ingin kita hanya datang ketika membutuhkan jawaban, tetapi Tuhan ingin kita memiliki hubungan yang dekat dengan-Nya.
Karena itu, kalau kita ingin tetap terhubung dengan Tuhan, kita perlu menjaga hubungan itu setiap hari.
•    Kita berdoa.
•    Kita membaca firman Tuhan.
•    Kita menyediakan waktu untuk datang kepada-Nya.
Bukan hanya karena kita sedang punya masalah, tetapi karena kita ingin terus dekat dengan Tuhan.
Jangan hanya mencari tangan Tuhan karena ingin pertolongan-Nya. Tetapi carilah wajah-Nya karena kita ingin dekat dengan Tuhan.

2. TERUS BERJAGA
Bapak Ibu yang dikasihi Tuhan,
Kita bisa saja rajin datang kepada Tuhan, rajin berdoa, dan rajin membaca firman. Tetapi semua itu juga perlu kita jaga.
Sebab hubungan dengan Tuhan tidak cukup hanya dimulai, tetapi harus terus dipelihara.
Ada banyak hal dalam kehidupan yang bisa membuat kita perlahan-lahan mulai menjauh dari Tuhan. Bukan karena kita sengaja meninggalkan Tuhan, tetapi karena kita mulai sibuk dengan banyak hal yang membuat kita mulai jarang berdoa, jarang baca Firman Tuhan, kita lebih sibuk dengan pekerjaan, lebih fokus pada masalah kita.
Sampai akhirnya, tanpa kita sadari, hubungan kita dengan Tuhan menjadi renggang.
Karena itu, kita perlu terus berjaga.
Dalam 1 Petrus 5:8 (TB)  Sadarlah dan berjaga-jagalah! Lawanmu, si Iblis, berjalan keliling sama seperti singa yang mengaum-aum dan mencari orang yang dapat ditelannya
Bapak Ibu yang dikasihi Tuhan,
Firman Tuhan berkata, “Sadarlah dan berjaga-jagalah.”
Artinya, kita tidak boleh lengah dalam kehidupan rohani kita.
•    Kita perlu menjaga hati kita.
•    Kita perlu menjaga kehidupan doa kita.
•    Kita perlu menjaga hubungan kita dengan Tuhan.
Jangan sampai karena kesibukan, kita mulai menjauh dari Tuhan.
Jangan sampai karena masalah, kita berhenti berdoa.
Jangan sampai karena keadaan kita sudah baik, kita merasa tidak lagi membutuhkan Tuhan.
Bapak Ibu,
Berjaga berarti kita sadar bahwa setiap hari kita membutuhkan Tuhan.
Karena itu, Mari terus mencari Tuhan dan terus berjaga, supaya hubungan kita dengan Tuhan tetapi terpelihara.

APLIKASI
Bapak Ibu yang dikasihi Tuhan,
Hari ini kita belajar bahwa untuk tetap terhubung dengan Tuhan, kita perlu terus mencari Tuhan dan terus berjaga.
Pertanyaannya sekarang, bagaimana kita melakukannya dalam kehidupan kita sehari-hari?
Mari kita mulai dari hal yang sederhana.
Pertama, sediakan waktu setiap hari untuk Tuhan.
Jangan tunggu sampai ada masalah baru kita berdoa. Bangunlah kebiasaan untuk datang kepada Tuhan setiap hari. Mungkin melalui doa pagi, membaca firman Tuhan, atau mengambil waktu sejenak untuk berbicara dengan Tuhan.
Kedua, jangan biarkan kesibukan membuat kita menjauh dari Tuhan.
Kita boleh sibuk bekerja. Kita boleh memiliki banyak tanggung jawab. Tetapi jangan sampai kita begitu sibuk dengan kehidupan, sampai tidak punya waktu lagi untuk Tuhan.
Ketiga, ketika menghadapi masalah, jangan menjauh dari Tuhan. Justru datanglah lebih dekat kepada-Nya.
Jangan berhenti berdoa hanya karena doa kita belum dijawab. Jangan berhenti mencari Tuhan hanya karena keadaan belum berubah.
Bapak Ibu yang dikasihi Tuhan,
Mungkin kita tidak bisa mengatur apa yang akan terjadi dalam hidup kita setiap hari. Tetapi kita bisa memilih untuk tetap terhubung dengan Tuhan setiap hari.
Karena itu, mari kita belajar untuk terus mencari Tuhan dan terus berjaga.
•    Jangan hanya mencari Tuhan ketika kita membutuhkan pertolongan-Nya.
•    Jangan hanya berdoa ketika kita sedang dalam masalah.
Tetapi setiap hari, mari kita datang kepada Tuhan, menjaga hubungan kita dengan-Nya, tetap dekat dengan-Nya, dan tetap terhubung dengan Tuhan.
Sebab ketika kita tetap terhubung dengan Tuhan, kita memiliki kekuatan untuk menghadapi setiap keadaan yang ada di depan kita.
AMIN Tuhan Yesus Memberkati