Daud membahasakan pengalaman itu seperti “orang yang turun ke dalam liang kubur”
Petruslah yang ingat akan peristiwa dimana Tuhan Yesus mengutuk pohon ara itu, lalu Petrus memberitahukannya kepada Tuhan Yesus.
keputusan aktif untuk tidak menuduh Tuhan ketika hati sedang berdarah.
Meskipun secara fisik mereka sudah keluar dari Mesir, tetapi mereka tidak tahu bagaimana hidup sebagai umat Allah.
Sebagai umat-umat Tuhan kita harus hidup dalam prinsip keadilan. Memberikan apa yang menjadi hak negara: dengan membayar pajak
Tuhan memberikan instruksi yang sangat detail tentang Kemah Suci: ukuran, bahan, warna, tata letak, fungsi setiap perabot, semua diatur oleh Tuhan
Lalu ia harus meletakkan tangannya ke atas kepala korban bakaran itu, sehingga baginya persembahan itu diperkenan untuk mengadakan pendamaian baginya.
Tuhan tidak hanya berbicara tentang dosa yang disengaja, tetapi juga dosa yang dilakukan tanpa sadar.
Allah memperhatikan bukan hanya yang “kecil” secara fisik tetapi terhadap yang kecil dan lemah secara psikis: